5.08.2010

Hitam-Putihnya Perjanjian Perbatasan Negara

Wah Negara kita semakin banyak kecurian wilayahnya nih. Negara singapura sedang memperluas wilayahnya dengan cara membuat peluasan daratan di Negara mereka dan yang lebih parahnya lagi pasir untuk memperluas Negara mereka itu di import dari Indonesia sendiri. Yah,, itulah Indonesia. Demi uang semua bisa dijual belikan. Ga peduli itu baik atau buruk.
Sebenarnya untuk mengetahui batas wilayah suatu Negara telah dibuat perjanjian-perjanjian yang telah berlaku secara internasional. Contohnya adalah ZEE atau zona ekonomi ekslusif. ZEE ini mengatur wilayah perbatasan Negara dilihat dari garis pantai sejauh 200 mil, jauh juga ya???
Selain perjanjian-perjanjian tersebut ada juga perjajanjian lain seperti:
1. Perjanjian RI dan Malaysia
- Penetapan garis batas landas kontinen kedua negara di Selat Malaka dan laut Cina Selatan
- Ditandatangai tanggal 27 oktober 1969
- Berlaku mulai 7 November 1969
2. Perjanjian Republik Indonesia dengan Thailand
- Penetapan garis batas landas kontinen kedua negara di Selat Malaka dan laut andaman
- Ditandatangai tanggal 17 Desember 1971
- Berlaku mulai 7 April 1972
3. Perjanjian Republik Indonesia dengan Malaysia dan Thailand
- Penetapan garis batas landas kontinen bagian utara
- Ditandatangai tanggal 21 Desember 1971
- Berlaku mulai 16 Juli 1973
4. Perjanjian RI dengan Australia
- Penetapan atas batas dasar laut di Laut Arafuru, di depan pantai selatan Pulau Papua / Irian serta di depan Pantau Utara Irian / Papua
- Ditandatangai tanggal 18 Mei 1971
- Berlaku mulai 19 November 1973
5. Perjanjian RI dengan Australia (Tambahan Perjanjian Sebelumnya)
- Penetapan atas batas-batas dasar laut di daerah wilayah Laut Timor dan Laut Arafuru
- Ditandatangai tanggal 18 Mei 1971
- Berlaku mulai 9 Oktober 1972
6. Perjanjian RI dengan India
- Penetapan garis batas landas kontinen kedua negara di wilayah Sumatera / Sumatra dengan Kepulauan Nikobar / Nicobar
- Ditandatangai tanggal 8 Agustus 1974
- Berlaku mulai 8 Agustus 1974
Selain yang di atas ada juga perjanjian lainnya, yaitu:

Perjanjian-perjanjian ini dibuat agar tidak terjadi perbeutan wilayah Negara oleh Negara tetangga. Tapi kenyataannya wilayah Negara orang lain juga tetap aja dicaplok juga. Saya tidak tau apakah perjanjiannya yang harus diperbaharui atau Negara tetangga yang usil. Perundingan untuk pemecahan masalah mengenai batas Negara ini sudah tidak menjadi acuan karena hasilnya sudah dapat diketahui pasti nol besar.

Sumber:
http//: Bappenas.go.id

Batik trusmi Cirebon

Indonesia merupakan Negara asala batik berasal, banyak daerah yang mempunyai batik dengan corak yang berbeda-beda, contohnya adalah Jogjakarta, pekalongan,Cirebon dan lain-lain. Yang akan kita coba bahas disini adalah mengenai batik Cirebon.
Cierebon merupakan salah satu sentra batik nasional. Daerah pengrajin batik di Cirebon dikenal dengan nama trusmi dan nama batik yang terkenal juga bernama batik trusmi. Sebenanya motif batik di Cirebon terdapat dua macam, yaitu motif pesisiran dan motif keraton karena di Cirebon terdapat dua keraton, yaitu keraton kasepuhan dan keraton kanoman.
Seperti batik lainnya, batik di Cirebon juga mempunyai cirri khas tersendiri yang membuat batik dari Cirebon berbeda dengan batik daerah lain. Adapun cirri khas tersebut adalah sebagai berikut:
a. Desain batik Cirebonan yang bernuansa klasik tradisional pada umumnya selalu mengikut sertakan motif wadasan (batu cadas) pada bagian-bagian motif tertentu. Disamping itu terdapat pula unsur ragam hias berbentuk awan (mega) pada bagian-bagian yang disesuaikan dengan motif utamanya.
b. Batik Cirebonan klasik tradisional selalu bercirikan memiliki warna pada bagian latar (dasar kain) lebih muda dibandingkan dengan warna garis pada motif utamanya.
c. Bagian latar atau dasar kain biasanya nampak bersih dari noda hitam atau warna-warna yang tidak dikehendaki pada proses pembuatan. Noda dan warna hitam bisa diakibatkan oleh penggunaan lilin batik yang pecah, sehingga pada proses pewarnaan zat warna yang tidak dikehendaki meresap pada kain.
d. Garis-garis motif pada batik Cirebonan menggunakan garis tunggal dan tipis (kecil) kurang lebih 0,5 mm dengan warna garis yang lebih tua dibandingkan dengan warna latarnya. Hal ini dikarenakan secara proses batik Cirebon unggul dalam penutupan (blocking area) dengan menggunakan canting khusus untuk melakukan proses penutupan, yaitu dengan menggunakan canting tembok dan bleber (terbuat dari batang bambu yang pada bagian ujungnya diberi potongan benang-benang katun yang tebal serta dimasukkan pada salah satu ujung batang bambu).
e. Warna-warna dominan batik Cirebonan klasik tradisional biasanya memiliki warna kuning (sogan gosok), hitam dan warna dasar krem, atau berwarna merah tua, biru tua, hitam dengan dasar warna kain krem atau putih gading.
f. Batik Cirebonan cenderung memilih sebagian latar kainnya dibiarkan kosong tanpa diisi dengan ragam hias berbentuk tanahan atau rentesan (ragam hias berbentuk tanaman ganggeng). Bentuk ragam hias tanahan atau rentesan ini biasanya digunakan oleh batik-batik dari Pekalongan.

Sumber:
http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=9281
http://netsains.com/2008/07/keunggulan-batik-trusmi-cirebon/

3.04.2010

Globalisasi dan Pengaruhnya

Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya.
Globalisasi merupakan paradigma baru bagi setiap negara atau bangsa di dunia ini, konsep globalisasi yang berkembang pada 1985 menarik untuk di analisa walaupun selama ini konsep tersebut hanya digunakan untuk kajian ekonomi dan politik saja.
Pengaruh globalisasi, sekarang ini tidak dapat dipungkiri lagi karena banyaknya kemajuan teknologi yang masuk kedalam Negara dan bangsa kita. Tidak sedikit teknologi yang masuk, seperti: computer dan yang telah terlengkapi sehingga bisa jadi internet, televisi, radio, hp dan masih banyak lain sebagainya. Karena banyaknya persaingan sehingga banyak pula teknologi yang makin hari makin meningkat, apalagi pada Negara-negara yang maju, dia bisa mengeluarkan produk tiap harinya.
Bahkan sampai kekehidupan keluarga, seperti radio, hp, dan yang tidak asing lagi yaitu televisi. Televisi hampir semua kalangan kehidupan keluarga memiliki benda tersebut. Karena televisi selain menarik televisi juga bisa memberikan berbagai informasi, pengetahuan, dan hiburan. Dengan televisi bisa mengetahui kehidupan berbagai Negara. Televisi mempunyai banyak saluran/ gelombang, sehingga pemilik bisa memilih acara yang dikehendakinya, kerena mempunyai acara-acara tersendiri setiap gelombangnya.
Dampak positif dari globalisasi:
Globalisasi merupakan hal yang sangat mengerikan jika bisa merubah semua tatanan kehidupan dengan meninggalkan nilai-nilai luhur bangsa. Bangsa Indonesia sebagai bagian dari masyarakat internasional tidak akan terlepas dari pengaruh globalisasi. Namun, dari perubahan itu justru globalisasi juga memiliki dampak dan manfaat yang positif bagi bangsa indonesia.Oleh karena itu, bangsa indonesia harus memiliki filter untuk menangkal dampak negatif dari globalisasi.
Respon bangsa Indonesia sendiri terhadap globalisasi itu adalah sebagai peluang dan tantangan. Peluang berarti setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk memanfaatkan situasi ini dalam menghidupi kehidupannya dengan baik, sedangkan tantangan berarti setiap orang diberi kesempatan untuk berkompetisi dan menunjukkan kemampuannya.
Dampak negatif dari globalisasi:
Pola Hidup Konsumtif
Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada.
b. Sikap Individualistik
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial.
c. Gaya Hidup Kebarat-baratan
Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
d. Kesenjangan Sosial
Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.
Referensi:
http://mengerjakantugas.blogspot.com
http://afand.cybermq.com

2.20.2010

seren taun

Kabupaten Kuningan, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Kuningan. Letak astronomis kabupaten ini di antara 108°23" - 108°47" Bujur Timur dan 6°45" - 7°13" Lintang Selatan. Kabupaten ini terletak di bagian timur Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Cirebon di utara, Kabupaten Brebes (Jawa Tengah) di timur, Kabupaten Ciamis di selatan, serta Kabupaten Majalengka di barat. Kabupaten Kuningan terdiri atas 32 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah 361 desa dan 15 kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Kuningan.
Bagian timur wilayah kabupaten ini adalah dataran rendah, sedang di bagian barat berupa pegunungan, dengan puncaknya Gunung Ciremai (3.076 m) yang berbatasan dengan Kabupaten Majalengka. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat.
Sebagai daerah yang berada di derah pegunungan dan masih menganut kepercayaan kepada leluhur, kota kuningan memiliki banyak kebudayaan. Sebagai contohnya adalah kebudayaan seren taun yang biasa dilaksanakan pada tanggal 22 rayagung dan kegiatan ini selalu dipusatkan di pendopo tri panca tunggal. Upacara seren taun adalah ungkapan syukur dan do’a masyarakat sunda atas suka duka yang mereka alami terutama di bidang pertanian selama setahun yang telah berlalu dan tahun yang akan datang. Selain ritual-ritual yang bersifat sakral, digelar juga kesenian dan hiburan. Dengan kata lain kegiatan ini merupakan hubungan antara manusia dengan tuhan, dan juga dengan sesama mahluk atau alam baik lewat kegiatan kesenian, pendidikan, dan sosial budaya.
Puncak acara seren taun biasanya dibuka sejak pukul 08.00, diawali prosesi Ngajayak (menyambut atau menjemput padi), lalu diteruskan dengan tiga pergelaran kolosal, yakni tari buyung, angklung baduy, dan angklung buncis-dimainkan berbagai pemeluk agama dan kepercayaan yang hidup di Cigugur.
Rangkaian acara bermakna syukur kepada Tuhan itu dikukuhkan pula melalui pembacaan doa yang disampaikan secara bergantian oleh tokoh-tokoh agama yang ada di Indonesia. Selanjutnya, dilaksanakan kegiatan akhir dari Ngajayak, yaitu penyerahan padi hasil panen dari para tokoh kepada masyarakat untuk kemudian ditumbuk bersama-sama, di Kompleks Taman Sari Paseban di sebelah utara Gedung Paseban.
Ribuan orang yang hadir pun akhirnya terlibat dalam kegiatan ini, mengikuti jejak para birokrat, tokoh masyarakat, maupun rohaniwan yang terlebih dahulu dipersilakan menumbuk padi. Puluhan orang lainnya berebut gabah dari kedai bertajuk Pwah Aci Sanghyang Asri. Padi yang ditumbuk pada puncak acara sebanyak 22 kwintal dengan pembagian 20 kwintal untuk ditumbuk dan dibagikan kembali kepada masyarakat dan 2 kwintal digunakan sebagai benih. Bilangan 20 merefleksikan unsur anatomi tubuh manusia. Baik laki-aki ataupun perempuan memiliki 20 sifat wujud manusia, adalah : 1. getih atau darah, 2. daging, 3. bulu, 4. kuku, 5. rambut, 6. kulit, 7. urat, 8. polo atau otak, 9. bayah atau paru, 10. ari atau hati, 11. kalilipa atau limpa, 12. mamaras atau maras, 13. hamperu ataun empedu, 14. tulang, 15. sumsum, 16. lamad atau lemak, 17. gegembung atau lambung. 18. peujit atau usus. 19. ginjal dan 20. jantung.
Ke 20 sifat diatas menyatukan organ dan sel tubuh dengan fungsi yang beraneka ragam, atau dengan kata lain tubuh atau jasmani dipandang sebagai suatu struktur hidup yang memiliki proses seperti hukum adikodrati. Hukum adikodrati ini kemudian menjelma menjadi jirim ( raga ), jisim ( nurani ) dan pengakuan ( aku ). Sedangkan bilangan 2 mengacu pada pengertian bahwa kehidupan siang dan malam, suka duka, baik buruk dan sebaginya.
Dilihat dari sisi budaya, upacara adat seren taun yang sudah berjalan tahunan di Kabupaten Kuningan ini, tentunya merupakan hal yang dapat dibanggakan oleh masyarakat karena setiap helatan Seren Taun ini dilaksanakan, dapat mendatangkan ribuan pendatang wisatawan domestik maupun mancanegara. Hanya saja dilihat dari sisi ekonomis belum dapat memberikan efek ekonomi kepada masyarakat sekitar.

2.13.2010

indonesia tumpah darahku

Indonesia Tumpah Darahku

Indonesia, jika mendengar nama itu semua orang pasti langsung terbayang pada sebuah Negara di bagian tenggara asia. Negara indonesia adalah sebuah negara maritim atau kepulauan yang terbesar di dunia karena jumlah dari sabang sampai ke merauke melebihi 17000 pulau yang telah berpenghuni maupun belum berpenghuni. Banyak hal yang membuat setiap orang harus bangga menjadi warga negara indonesia, diantaranya yaitu:
1. negara indonesia mempunyai pulau terindah di dunia yaitu pulau bali, dengan adat istiadat, kecantikan alam, dan banyaknya pantai indah disana membuat setiap orang baik lokal maupun internasional ingin mengunjingi pulau ini.
2. negara indonesia mempunyai hewan purba yang masih hidup yaitu hewan komodo yang berada di pulau komodo.
3. indonesia merupakan negara dengan macam terumbu karang terbesar di dunia, dan pesona terumbu karang yang paling terkenal adalah di pulau bunaken dll.
4. negara indonesia mempunyai candi terbesar di dunia, yaitu candi borobudur di magelang yogyakarta.
5. negara indonesia mempunyai banyak suku bangsa dari sabang sampai merauke.
6. negara indonesia mempunyai satu bahasa pemersatu setiap suku bangsa yaitu bahasa indonesia.
7. negara indonesia mempunyai pulau terbesar di dunia yaitu pulau kalimantan.
8. negara indonesia mempunyai pulau dengan penduduk terpadat di dunia yaitu pulau jawa.
9. negara indonesia merupakan negara dengan pemeluk islam terbesar di dunia.
10. negara indonesia merupakan negara pengekspor LNG terbesar di dunia, hampir 80% LNG dunia di ekspor dari indonesia.
11. negara indonesia merupakan negara pengekspor kayu lapis terbesar di dunia.
12. negara indonesia merupakan negara dengan jenis anggrek terbesar di dunia.

Selain hal-hal di atas, negara indonesia juga merupakan negara yang berada di perempatan dunia dan dilalui oleh garis khatulistiwa, sehingga jika ada negara lain dari barat akan mengekspor barang ke timur sudah pasti akan melewati negara indonesia terlebih dahulu dan ini akan menambah pendapatan negara.
Oleh karena itu kita harus bangga menjadi warga negara indonesia yang mempunyai banyak keunggulan daripada negara-negara lain di dunia, kita harus bisa menjaga negara ini dengan sebaik-baiknya karena kita adalah tunas bangsa ini. MERDEKA!



Sumber:
http://wikipedia.org.id
http://kaskus.us
http://poet3q.blogspot.com

indonesia tumpah darahku

12.30.2009

Penggunaan energi angin sebagai pembangkit tenaga listrik (PLTB) dan dampak terhadap lingkungan

Pemanfaatan Energi Angin sebagai Energi Alternatif Pembangkit Listrik (PLTB)
dan Dampaknya Terhadap Lingkungan
arief Nurdini
Universitas Gunadarma
e-mail: arief.bochil@yahoo.co.id

abstraksi
Dampak lingkungan yang terjadi akibat pembangkit listrik yang tidak ramah lingkungan semakin banyak contohnya adalah pembangkit listrik dengan menggunakan bahan bakar fosil (batu bara dan solar) yang menghasilkan SO2, NO, dan CO2. Dimana gas-gas tersebut dapat menyebabkan global warming atau pemanasan global yang terjadi di bumi. Untuk itu, para peneliti mencari solusi terbaik untuk bahan bakar pembangkit listrik yang ramah lingkungan dan dapat mengurangi pemanasan global atau global warming. Salah satu solusi alternatif pembangkit listrik adalah menggunakan energi angin atau yang lebih dikenal dengan pembangkit listrik tenaga bayu atau angin (PLTB). Selain karena ramah lingkungan, energi angin ini juga merupakan sumber daya alam (SDA) yang terbaharui.


I. Pendahuluan
Menurut budiastra, Kebutuhan akan energi listrik di setiap daerah yang berada di Negara Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Contohnya adalah pada tahun 2007 kebutuhan listrik di Bali mencapai 6.452 MW perhari. Kapasitas pembangkit listrik yang ada di Bali adalah sekitar 350 MW atau 65% dan 200 MW dipasok dari pulau jawa. Secara keseluruhan pembangkit listrik yang ada di bali menggunakan bahan bakar dari fosil seperti batu bara dan solar. Penggunaan bahan bakar dari fosil ini menimbulkan masalah baru bagi lingkungan dan sumber daya alam (SDA) yang ada. Disamping itu, mahalnya harga minyak di dunia dan semakin tipisnya sumber daya alam semakin membuat masyarakat miris dan ketakutan. Untuk mengatasi hal ini pemerintah telah mencanangkan untuk mencari energi alternatif untuk mengganti bahan bakar fosil dengan energi alternatif yang terbarukan. Dan salah satu energi alternatif tersebut adalah energi angin atau energi bayu.
Angin adalah bentukan energi surya yang terjadi kerika matahari memanaskan udara yang kemudian menyebabkan udaranya naik dan membentuk suatu vacuum, kemudian vacuum turun ke udara yang lebih dingin membentuk angin. Angin juga terjadi karena pemanasan bumi yang tidak sama oleh matahari. Para ahli mengestimasikan bahwa 2% energi sinar matahari yang diterima bumi dikonversi menjadi energi kinetic angin (leahly, 1997).

2. Dampak Lingkungan Pembangkit Listrik Berbahan Bakar Fosil
Penggunaan bahan bakar fosil sebagai bahan bakar pembangkit tenaga listrik akan meningkatkan emisi dari patikel SO2, NO, dan CO2. Hingga saat ini bahan bakar pembanngkit tenaga listrik di Indonesia masih di dominasi oleh bahan bakar fosil. Di Indonesia dampak lingkungan dari teknologi pembangkit listrik mendapat perhatian yang serius. Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. KEP-13/MENLH/3/1995 tentang standar emisi untuk pembangkit listrik seperti pada tabel 1.

Tabel 1. Standar Emisi Untuk Pembangkit LIstrik
Parameter Batas maksimum (mg/ml)
berlaku 1995 berlaku 2000
Total Partikel 300 150
Sulfur Dioxide 1500 750
Nitrogen Oksida 1700 850
Opasitas 40% 20%

Meskipun kandungan sulfur batu bara di Indonesia relatif kecil tetapi penggunaan yang cukup besar dapat meningkatkan emisi SO2 sehinggga dapat berdampak kepada manusia dan lingkungan hidup.
Pemakaian energi fosil seperti minyak solar sebagai bahan bakar pembangkit listrik akan memberikan dampak lingkungan dan ekonomi. Menurut wardana yang diliput ileh limbong (2002) kegiatan industry dan teknologi dapat memberikan dampak lingkungan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dampak lingkungan antara lain dapat berupa:
a). pencemaran lingkungan akibat bahan buangan dan sisa industri yang dapat mengotori udara dan air tanah.
b). kebisingan kontinyu mamupun inpulsif yang dapat menimbulkan penyakit.
c). lingkungan menjadi tidak nyaman untuk pemukiman.
d). pandangan kurang sedap di daerah industry.

Dampak tidak langsung antara lain dapat berupa:
a). Urbanisasi.
b). Perubahan nilai sosial dan budaya.

Pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) zat-zat yang terkandung dalam bahan bakar yang dapat mempengaruhi pengoperasian mesin diesel antara lain(PLN, 1996):
a). Arang
b). Sedimen dan sludge
c). air
d). Sulfur
e). Debu
Menurut limbong (2002), hasil penelitian PLTD di pulau bitung menunjukkan kualitas udara untuk SO2, NO2, H2S, NH3, dan CO masih di bawah batas ambanng baku mutu kualitas ambien. Dampak kebisingan sebagai akibat dari kegiatan PLTD bitung pada jarak 100 meter ke bawah telah melewati batas ambang baku mutu yang diperbolehkan.
Dampak ekonomi dalam menggunakan bahan bakar fosil ini juga memakan biaya yang sangat mahal. Untuk itu perlu dicari energi yang lebih hemat dan aman bagi manusia dan lingkungan.

3. Skema Kincir Angin Sederhana
Menurut nugroho adi, Angin adalah salah satu bentuk energi yang tersedia di alam, Pembangkit Listrik Tenaga Angin mengkonversikan energi angin menjadi energi listrik dengan menggunakan turbin angin atau kincir angin. Cara kerjanya cukup sederhana, energi angin yang memutar turbin angin, diteruskan untuk memutar rotor pada generator dibagian belakang turbin angin, sehingga akan menghasilkan energi listrik. Energi Listrik ini biasanya akan disimpan kedalam baterai sebelum dapat dimanfaatkan. Secara sederhana sketsa kincir angin adalah sebagai berikut:








Indonesia, negara kepulauan yang 2/3 wilayahnya adalah lautan dan mempunyai garis pantai terpanjang di dunia yaitu ± 80.791,42 Km merupakan wilayah potensial untuk pengembangan pembanglit listrik tenaga angin, namun sayang potensi ini nampaknya belum dilirik oleh pemerintah. Sungguh ironis, disaat Indonesia menjadi tuan rumah konfrensi dunia mengenai pemanasan global di Nusa Dua, Bali pada akhir tahun 2007, pemerintah justru akan membangun pembangkit listrik berbahan bakar batubara yang merupakan penyebab nomor 1 pemanasan global.
Syarat – syarat dan kondisi angin yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik dapat dilihat pada tabel berikut.







Angin kelas 3 adalah batas minimum dan angin kelas 8 adalah batas maksimum energi angin yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.
Pemanfaatan energi angin merupakan pemanfaatan energi terbarukan yang paling berkembang saat ini. Berdasarkan data dari WWEA (World Wind Energy Association), sampai dengan tahun 2007 perkiraan energi listrik yang dihasilkan oleh turbin angin mencapai 93.85 GigaWatts, menghasilkan lebih dari 1% dari total kelistrikan secara global. Amerika, Spanyol dan China merupakan negara terdepan dalam pemanfaatan energi angin. Diharapkan pada tahun 2010 total kapasitas pembangkit listrik tenaga angin secara glogal mencapai:



Di tengah potensi angin melimpah di kawasan pesisir Indonesia, total kapasitas terpasang dalam sistem konversi energi angin saat ini kurang dari 800 kilowatt. Di seluruh Indonesia, lima unit kincir angin pembangkit berkapasitas masing-masing 80 kilowatt (kW) sudah dibangun. Tahun 2007, tujuh unit dengan kapasitas sama menyusul dibangun di empat lokasi, masing-masing di Pulau Selayar tiga unit, Sulawesi Utara dua unit, dan Nusa Penida, Bali, serta Bangka Belitung, masing-masing satu unit. Mengacu pada kebijakan energi nasional, maka pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) ditargetkan mencapai 250 megawatt (MW) pada tahun 2025.

4. Dampak Lingkungan Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTB)
Menurut firman sasongko, Pembangkit listrik tenaga angin ini tidak sepenuhnya raamah lingkungan, terdapat beberapa masalah yang terjadi akibat penggunaan energi angin sebagai pembangkit listrik, diantaranya yaitu dampak visual, derau suara, beberapa masalah ekologi dan keindahan.
Dampak visual biasanya merupakan hal yang paling serius di kritik. Penggunaan angin sebagai pembangkit listrik memerlukan lahan yang tidak sedikit dan tidak mungkin untuk disembunyikan. Penempatan ladanga ngin pada lahan yang masih bias digunakan untuk keperluan yang lain menjadi persoalan tersendiri bagi penduduk setempat. Selain mengganggu pandangan akibat pemasangan barisan pembangkit angin, penggunaan lahan untuk pembangkit angin juga dapat mengurangi lahan pertanian dan permukiman. Hal ini yang menyebabkan pembangkit tenaga angin di daratan menjadi terbatas. Beberapa aturan mengenai tinggi bangunan juga membuat pemabngkit angin menjadi terhambat. Penggunaan tiang yang tinggi juga dapat mempengaruhi cahaya yang masuk ke rumah-rumah penduduk.
Efek lain akibat penggunaan turbin angin adalah terjadinya derau frekuensi rendah. Putaran dari sudu-sudu turbin angin dengan frekuensi konstan lebih mengganggu daripada suara angin pada ranting pohon. Selain derau dari sudu-sudu turbin, penggunaan gearbox serta generator dapat menyebabkan derau suara mekanis dan juga derau suara listrik. Derau mekanik yang terjadi disebabkan oleh operasi mekanis elemen-elemen yang berada dalam nacelle atau rumah pembangkit listrik tenaga angin. Dalam keadaan tertentu turbin angin dapat juga menyebabkan interferensi elektromagnetik, mengganggu penerimaan sinyal televisi atau transmisi gelombang mikro untuk perkomunikasian
Pengaruh ekologi yang terjadi dari penggunaan pembangkit tenaga angin adalah terhadap populasi burung dan kelelawar. Burung dan kelelawar dapat terluka atau bahkan mati akibat terbang melewati sudu-sudu yang sedang berputar. Namun dampak ini masih lebih kecil jika dibandingkan dengan kematian burung-burung akibat kendaraan, saluran transmisi listrik dan aktivitas manusia lainnya yang melibatkan pembakaran bahan bakar fosil. Dalam beberapa studi yang telah dilakukan, adanya pembangkit listrik tenaga angin ini dapat mengganggu migrasi populasi burung dan kelelawar. Pembangunan pembangkit angin pada lahan yang bertanah kurang bagus juga dapat menyebabkan rusaknya lahan di daerah tersebut.
5. Kesimpulan dan Saran
5.1. Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa:
1. Penggunaan bahan bakar fosil dalam jumlah besar untuk pembangkit tenaga listrik dapat meningkatkan emisi gas buang dan menjadi salah satu penyebab pemanasan global.
2. Penggunaan teknologi alternatif pembangkit listrik tenaga bayu meminimalisir dampak lingkungan dan secara ekonomis cukup menguntungkan.

5.2. Saran
Mencermati pembangunan pembanngkit listrik tenaga angin, maka dapat disarankan yaitu dalam pembangunan tower pembangkit diupayakan ditata sehingga dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan daya tarik wisata.


Daftar Pustaka
Agus SBugakiyaor nBoa.2tu0b0a0r.a . dPir oInsdpoekn ePsiean.g. gJuunranaanl TTeekknnoollooggii LBinergskiuhn ugnatnu.k B PPePmTb.angkit Lis­trik dengan Bahan
B.LimbPoSnLg PTaasmcapsaanrgja. n2a0 I0P2B. .. Pencema­ran Udara dan Kebisingan Sumber Ener­gi Diesel.. Buletin Kimia.
Dian.MU.2n0u0d6.. Studi Pembangkit Listrik Tenaga Angin di Nusa Penida Jimbaran. Jurusan Teknik Elektro.
Djiteng Marsudi. 2002. Pembangkit Energi Listrik Erlangga.
Djoko Achyanto.1984. Mesin-Mesin Listrik. Erlangga
Firman Sasongko. 2009. Dampak Lingkung­an Pembangkit Listrik Tenaga Angin. Konversi ITB. Bandung.
Glover J D, Sarma M.S. 2002. Power System Analysis and Design. Brooks/Cole. USA
Joel Weisman, Roy Eckart. 1988. Modern Power Plant Engineering. Prentice Hall of India.
Leahy, David. 1997..Wind Energy.. www. Webserv.uhl.ul. diakses 20 Pebruari 2009
L.L. Freris.1990. Wind Energy Conversion Systems. Prentice Hal.
National Wind Energy Centre .2005. .Wind Resources Information: How Does A Wind Turbine Work.. www.
Urel.gov. diakses 20 Pebruari 2009
Perusahaan Listrik Negara.1996. .Pola Pengendalian Lingkungan PLTD.. Saduran materi Kursus Kimia
PLTD. PT.PLN Sektor Minahasa. Menado
PLN DiPsLtrNib AusJi BBaallii S. e2l0a0ta9n. .Pemanfaatan Listrik Aman dan Bijak. Forum Dialog Konsumen Listrik. YLKI-
Rozen Wagner, Loanis Antoniou.2008. Influence of The Wind Speed Profile on Wind Turbine Performance
Measurements, Jhon Willey and Sons Ltd.
Sugata Pikatan.1999. Resume Konversi Energi Angin. Departemen MIPA Universitas Surabaya,
Surya Hardhiyana Putra.2009. .Pembangkit Listrik Tenaga Bayu.. http: //renewable energy
Indonesia.wordpress.com.diakses 2 Juni2009
Ultas Minoglu. 2008. Incorporation Of A New Wind Turbin Generating System Model Into Distribution
Systems load flow analysis. Jhon Willey and Sons Ltd.
Wind Energy.1981. .Renewable Source of Energy.. Volume III, ECDC-TCDC, United Nation.
http://www.firmansasongko.blogspot.com
http://www.nugrohoadi.blogspot.com